Skuat Persija Gunakan Pita Hitam Saat Latihan, Stefano Cugurra: Tidak Boleh Ada Balas Dendam

KompasOlahraga – Rasa duka yang mendalam
ditunjukkan Persija Jakarta atas
meninggalnya Haringga Sirila.

Dua hari selepas laga, Persija Jakarta kembali menggelar latihan perdana
di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma,
Jakarta, Selasa (25/8/2018) sore.

Bambang Pamungkas dan kawan-kawan pun mengenakan pita hitam
saat latihan.

Selepas sesi latihan, pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra mengungkapkan rasa
duka untuk Haringga serta keluarga yang ditinggalkan.

Ia pun mengaku sedih dan sangat kecewa dengan tindakan tidak
terpuji yang membuat pria berusia 23 tahun asal Cengkareng
menghembuskan nyawanya untuk terakhirnya jelang laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta tersebut.

“Tahu kejadian itu sangat sedih melihatnya. Saya melihat video
itu setelah pertandingan di dalam kendaraan taktis (rantis).
Itu sangat mengerikan sekali. Hari yang sangat buruk dalam
karier kepelatihan saya menilai kejadian dan ini sudah di luar
akan sehat,” ujar Teco.

“Maka dari itu untuk menghormati korban kami sepakat
menggunakan pita hitam saat menjalani latihan hari ini,”
tambahnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Brasil ini ini berharap insiden yang
menimpa Haringga menjadi yang terakhir di dunia suporter
Indonesia.

Pelatih asal Brasil itu pun mengimbau agar kejadian tidak ada
saling balas agar masalah ini juga cepat terselesaikan.

“Memang suporter ada yang cinta klub tergantung daerahnya,
namun sekali lagi mereka semua sama-sama orang Indonesia. Saya
imbau tidak boleh dendam dan tidak boleh terjadi lagi seperti
ini,” tambahnya.

Tidak hanya itu, eks-pelatih klub Thailand Siam Navy ini
berharap dari kejadian ini sepak bola Indonesia harus
benar-benar serius membenahi masalah ini agar tidak terjadi
lagi kedepannya.

“Ini mudah-mudahan jadi yang terakhir kali dalam sepakbola
Indonesia. Pasti karena masalah ini bisa jadi sepakbola
Indonesia jadi dicap buruk oleh negara lain,” tuturnya.

Author: